#BacaSek #1Tawarikh 1-2
Di 1 Tawarikh 1, kita diingatkan kembali bahwa kita semua bersaudara. Kita semua adalah keturunan dari Adam, manusia yang pertama yang diciptakan Tuhan. Tuhan tidak membeda-bedakan kita apapun warna kulit kita, apapun suku kita, apapun latar belakang kita, apapun negara kita, apapun bahasa kita. Kita semua adalah manusia yang dikasihi Tuhan. Kita semua bersaudara. Karena itu, kita juga harus saling mengasihi satu sama lain. Alasan konflik karena perbedaan suku, ras, agama, warna kulit, bangsa, pekerjaan bukanlah alasan yang masuk akal karena kita berasal dari keturunan yang sama, keturunan Adam.
Mari kita menyadari kembali bahwa kita semua bersaudara. Terimalah seorang akan yang lain. Kasihilah sesamamu manusia. Dan biarlah nama Tuhan dipuji dan dimuliakan di antara segala bangsa.
"Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah. Yang aku maksudkan ialah, bahwa oleh karena kebenaran Allah Kristus telah menjadi pelayan orang-orang bersunat untuk mengokohkan janji yang telah diberikan-Nya kepada nenek moyang kita,dan untuk memungkinkan bangsa-bangsa, supaya mereka memuliakan Allah karena rahmat-Nya, seperti ada tertulis:"Sebab itu aku akan memuliakan Engkau di antara bangsa-bangsa dan menyanyikan mazmur bagi nama-Mu." Dan selanjutnya: "Bersukacitalah, hai bangsa-bangsa, dengan umat-Nya." Dan lagi: "Pujilah Tuhan, hai kamu semua bangsa-bangsa, dan biarlah segala suku bangsa memuji Dia."" Roma 15:5-11
#quote #inspirasi #motivasi #inspiratorwords#worldinspirator #pesan #kehidupan #pelajaran#terinspirasi oleh #1Tawarikh 1 dan#matthewhenrycommentaries #bacasek @impactorsmdc #masadepancerah #mdcsby#berdampak #refleksi #renungan#loveGodimpactothers #saudara #kerukunan#perdamaian #persatuan #keturunan
#BacaSek #2Rajaraja 24-25
Yoyakhin melakukan apa yang jahat di mata Tuhan. Ia harus menanggung konsekuensinya. Ia sudah harus ditangkap dan dipenjara di Babel. Tetapi, Tuhan akhirnya menunjukkan kasih dan anugerahNya kepada Yoyakhin. Setelah 37 tahun dipenjara, Yoyakhin dilepaskan dari penjara oleh raja Babel. Bahkan, ia diperlakukan baik dan diberkati.Kita semua adalah manusia berdosa. Orang yang berkata tidak pernah melakukan dosa dalam hidupnya adalah orang yang sedang menipu dirinya sendiri. Tidak ada manusia yang tidak berdosa. Jadi, tidak ada yang dapat membuat kita layak untuk menerima berkat Tuhan. Jika kita menerima segala berkat dari Tuhan, itu semua hanya karena anugerah Tuhan, bukan hasil usaha kita.
Tuhan masih mau mengasihi kita walaupun kita telah banyak melakukan yang jahat di mata Tuhan. Tuhan masih mau memberkati kita dan menolong kita walaupun kita menjauh dari Tuhan. Tuhan masih bersabar dan menunjukkan kasih anugerahNya kepada kita walaupun kita tidak lagi bergantung pada Tuhan.
Setelah semua yang sudah Tuhan lakukan bagimu, bahkan AnakNya yang tunggal rela diberikanNya untuk menebus dosamu, masihkah kamu mengeraskan hati dan tidak mau hidup dalam terang?
Mengutip dari khotbah ko agus. Hidup dalam terang berarti kita selalu menyadari kita adalah orang berdosa dan membutuhkan pengampunan Tuhan.
Setiap hari kita perlu mengakui dosa kita di hadapan Tuhan dan mengakui kita butuh Tuhan, kita butuh pengampunan Tuhan, kita butuh pertolongan Tuhan. Kita butuh diampuni, dibaharui, disucikan setiap hari. Kita perlu menyadari bahwa kita ada karena anugerah Tuhan dan segala berkat yang kita terima adalah anugerah Tuhan.
"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri." Efesus 2:8-9
#quote #inspirasi #motivasi #inspiratorwords#worldinspirator #pesan #kehidupan #pelajaran#terinspirasi oleh #2RajaRaja 24-25 dan #khotbah#minggusore #mdcsby #bacasek @impactorsmdc#masadepancerah #berdampak #refleksi #renungan#loveGodimpactothers #berkat #anugerah
#BacaSek #2Rajaraja 21-23
Yoas menyesal, merendahkan diri di hadapan Tuhan, mengoyakkan pakaiannya, dan menangis setelah mendengar Firman Tuhan. Firman Tuhan menegurnya dan Yoas tidak mengeraskan hatinya. Yoas bertobat dan meminta tuntunan Tuhan. Hidupnya menjadi lebih baik dan menghasilkan buah pertobatan yang dapat dilihat dari pembaharuan yang dilakukannya.Saat kamu ditegur oleh Firman Tuhan, jangan keraskan hatimu. Teguran itu membuat hidupmu menjadi lebih baik asalkan kamu mau taat untuk bertobat dan menghasilkan buah pertobatan. Jangan berhenti di pengakuan dosa dan meminta ampunan Tuhan. Tetapi, kamu harus mengadakan pembaharuan dalam hidupmu dan melakukan apa yang Tuhan mau untuk kamu lakukan. Tinggalkan kebiasaan lama yang tidak berguna. Lakukan kebiasaan baru yang membangun kehidupanmu di dalam Tuhan. Lakukan pembaharuan dalam setiap hal yang Tuhan sudah percayakan kepadamu, dalam pelayananmu, dalam pekerjaanmu, dalam sekolahmu, dalam kampusmu, dalam keluargamu, dalam lingkungan sekitarmu.
"Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan." Matius 3:8
#quote #inspirasi #motivasi #inspiratorwords#worldinspirator #pesan #kehidupan #pelajaran#terinspirasi oleh #2RajaRaja 22-23 #bacasek @impactorsmdc #masadepancerah #mdcsby#berdampak #refleksi #renungan#loveGodimpactothers #pertobatan #berbuah#pembaharuan #perubahan