Friday, 28 December 2012

Kenapa sih Kita Hidup?

Ilustrasi by Go
"hai permirsah.. kenapa sih kalian hidup? *pertanyaan serius* #eh ..."
Suatu hari baca postingan fb dari temanku.. :)
Status ini menggerakkanku untuk merenungkan kembali kenapa sih aku hidup..
Berikut ini beberapa alasannya.. Check it out.. :)
"Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya." Mazmur 139:14

1.  Hidup untuk Kristus
"Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka." 2 Korintus 5:15
Sebelum mengenal Kristus, kita hidup hanya untuk diri kita sendiri.. Setiap manusia sudah berdosa dari sejak lahir karena itu kecenderungannya hanyalah memikirkan kepentingannya sendiri.. Baca lagi artikel "Way for Our Salvation" ya :)
Setiap manusia juga diciptakan dengan satu kekosongan di hatinya yang hanya bisa diisi oleh Kristus.. Kepuasan yang terbesar adalah ketika fokus hidup kita bukan pada diri sendiri, tetapi pada Kristus.. Hiduplah untuk Kristus, Sang Raja yang telah menyelamatkan kita semua yang percaya kepadaNya..
Hiduplah untuk mengenal Kristus lebih dan lebih lagi.. Kuncinya berikut ini :
"Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan, dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang. Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita." 2 Petrus 1:5 - 8
Hiduplah hanya untuk menyenangkan Kristus dan bagi kemuliaan nama Kristus.. :)
Ingat, hidup kita di dunia ini hanya sementara saja.. Pada akhirnya adalah hidup kekal di Surga atau siksaan kekal di neraka.. Karena itu, hiduplah bukan untuk hal-hal yang tidak kekal, tetapi untuk Kristus dan hal-hal yang kekal yaitu mencari Kerajaan Allah dan kebenaranNya :)


2. Hidup untuk Melakukan Pekerjaan Baik yang telah Ditentukan Allah
"Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya." Efesus 2:10
Masing-masing kita pasti memiliki tujuan kenapa kita hidup di dunia ini.. Seperti yang disebutkan di Efesus 2:10 di atas, Tuhan telah mempersiapkan pekerjaan baik untuk kita lakukan di dunia ini.. Aku sarankan kalian baca buku "Purpose Driven Life" karangan Rick Warren.. Kita hanya bisa menemukan tujuan hidup kita dari Tuhan karena Tuhan yang menciptakan kita :)
Tentu saja Tuhan juga memberi tanda-tandanya dari apa yang kita suka lakukan, bakat kita, dan minat kita :) Aku sarankan untuk baca buku "Temukan "Sweet Spot" Anda" karangan Max Lucado..
Menulis adalah "Sweet Spot" ku.. Aku memiliki blog Inspirator Words dan twitter @inspiratorwords.. Aku berdoa supaya setiap apa yang kutulis memberkati kalian semua untuk menyenangkan hati Tuhan dan menggenapi ayat berikut :
"Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." Matius 5:16
Selain itu, lewat perkataan dan tindakan kita, kita bisa jadi berkat bagi setiap orang yang ada di sekitar kita dan semua itu bagi kemuliaan nama Tuhan :)


3. Hidup untuk Mengasihi
"dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah." Efesus 5:2
"Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."" Markus 12:29 - 31
Seperti di Efesus 5:2 dan Markus 12:29 - 31, kita hidup untuk mengasihi.. mengasihi Tuhan, Allah kita dan sesama kita..
"Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita." 1 Yohanes 4:19
Marilah kita saling mengasihi dengan kasih yang telah dianugerahkan Allah kepada kita..
Mari kita belajar tentang kasih di 1 Korintus 13:1 - 13
Biarlah kita hidup dengan dasar kasih dan hidup dalam perdamaian dengan semua orang :)

Jesus loves you all (^o^)/


"Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu. Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna, sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah, dan dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar, dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang. Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa." Kolose 1:9 - 14

Tuesday, 25 December 2012

A Way for Our Salvation

Ilustrasi by Go

 "Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud." Lukas 2:10 -11

Tidak terasa hari ini kita merayakan natal, hari kelahiran Tuhan Yesus ke dunia.. Ini adalah natal yang ke-25 kali yang akan kurayakan karena aku sudah hidup selama 25 tahun.. Bagaimana dengan kamu? Sudah berapa kali kamu merayakan natal di hidupmu? Sudah tahukah kamu kenapa sih Tuhan sampai perlu lahir dan jadi seperti manusia?  
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia." Yohanes 3:16 -17
Tujuan utamanya adalah untuk menyelamatkan kita seperti yang bisa kamu baca di Yohanes 3:16 - 21 di atas.. Nah kenapa kita perlu diselamatkan? 
Mungkin kita berkata saya orangnya baik kok, ngga perna berbuat jahat, selalu taat peraturan, bahkan suka menolong, kenapa saya perlu diselamatkan?
Atau kita berkata saya sudah terlalu jahat, sudah bolak balik melakukan kesalahan, saya ngga mungkin bisa selamat..

"Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah. Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat. Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak; tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah." Yohanes 3:18 - 21
Coba lihat pada tulisan di Yohanes 3:18 - 21 di atas yang sudah kugaris bawahi.. Barangsiapa yang tidak percaya pada Tuhan Yesus, nama Anak Tunggal Allah, ia telah berada di bawah hukuman..
Di sini bukan disebutkan "ia akan berada di bawah hukuman" tetapi "ia telah berada di bawah hukuman".. mengerti bedanya?
Jadi, semua manusia telah berada di bawah hukuman, bahkan bayi yang baru lahir pun telah berada di bawah hukuman.. Dalam pemuridan Dasar Kekristenan yang aku ikuti di gereja juga dikatakan seperti berikut ini.
Setiap manusia dilahirkan sebagai orang berdosa. Manusia disebut berdosa bukan karena perbuatannya, melainkan karena memang ia telah dilahirkan sebagai manusia berdosa. Sama seperti kucing disebut kucing bukan karena ia bisa mengeong, melainkan karena ia telah dilahirkan sebagai kucing. Justru karena dilahirkan sebagai kucing itulah, maka ia bisa mengeong.
Karena itu, tidak heran ada anak kecil yang sudah pintar berbohong padahal tidak diajari untuk berbohong. Walaupun kita dilahirkan di keluarga Kristen, kita tidak bisa langsung percaya kepada Tuhan Yesus. Kepercayaan kepada Tuhan bukan suatu hal yang diturunkan, tetapi lahir dari masing-masing hati.
"Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah," Roma 3:23

"Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus." I Korintus 15:22

"Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita." Roma 6:23
Jadi, setiap manusia perlu untuk diselamatkan. Tetapi, manusia tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri. Banyak manusia yang berusaha untuk menyelamatkan dirinya sendiri dengan perbuatan mereka, tetapi keselamatan hanya bisa didapatkan dengan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, Anak Tunggal Allah yang telah lahir ke dunia untuk menggantikan kita mati atas dosa-dosa kita dan bangkit pada hari yang ketiga sebagai bukti bahwa Ia telah mengalahkan maut akibat dosa-dosa kita.

"Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan." Roma 10:9

"Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan--yaitu kamu sendiri--,namun ia telah menjadi batu penjuru. Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." Kisah Para Rasul 4:11 - 12
Nah, sekarang sudah tahu kan kenapa Tuhan Yesus perlu lahir ke dunia ini?! Semua hanya karena kasih Allah yang besar dalam hidup kita.. supaya kita yang berdosa ini tidak binasa, Tuhan Yesus telah lahir ke dunia untuk menggantikan kita disiksa dan dihukum mati.. Kebangkitan Tuhan Yesus akan kematian menghidupkan setiap orang yang percaya kepadaNya..
Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan kamu akan diselamatkan :)
Inilah yang menjadikan natal sangat berarti dalam hidup kita.. Tuhan Yesus telah lahir beribu tahun yang lalu dan telah menyelesaikan karya keselamatan untuk kita.. Sekarang saatnya kita membuka hati kita dan berdoa kepada Tuhan :
"Tuhan Yesus, ini aku manusia berdosa yang seharusnya binasa. Tetapi, aku mengucap syukur dan berterima kasih karena kasih, Tuhan Yesus telah lahir ke dunia, mati dan bangkit untuk menebus dosa-dosaku. Sekarang, aku mengaku dengan mulutku bahwa Yesus adalah Tuhan dan percaya dalam hatiku bahwa Allah telah membangkitkan Tuhan Yesus dari antara orang mati. Aku percaya Tuhan Yesus sudah menyucikan aku dan aku telah diselamatkan. Tuntunlah aku dalam pengenalan yang benar akan Engkau. Biarlah hidupku selalu mengerjakan kehendakMu untuk kemuliaan namaMu. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Raja dan Juruselamatku, aku telah berdoa. Amin."
Tuhan Yesus sangat mengasihi kalian semua o(^ v ^)o
Merry Christmas everyone :)




Tuesday, 4 December 2012

Tips Menikmati yang Baik dalam Kehidupan


"Siapakah orang yang menyukai hidup, yang mengingini umur panjang untuk menikmati yang baik? Jagalah lidahmu terhadap yang jahat dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu; jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik, carilah perdamaian dan berusahalah mendapatkannya!" Mazmur 34:13 - 15

Siapakah orang yang menyukai hidup, yang mengingini umur panjang untuk menikmati yang baik? Seperti Pemazmur yang menanyakan ini, aku juga ingin bertanya kepada kalian.. Dan sudah pasti jawabannya ya semua orang.. Mana ada orang yang tidak mau hidup dengan umur yang panjang untuk menikmati yang baik? Kalau memang ada, ya rugi banget menurutku.. hehehe..

Tuhan kita adalah Tuhan yang sangat super duper buaaikkkkk.. Tuhan sayang banget sama anak-anakNya, kamu dan aku tentu saja.. hehehe.. :)
Tuhan ingin setiap kita untuk menikmati yang baik.. Salah satu tipsnya ada di Mazmur 34:14 - 15
Yuk diresapi satu per satu ;)

1. Jagalah lidahmu terhadap yang jahat dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu
"Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya." Amsal 18:21
"Siapa memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri dari pada kesukaran." Amsal 21:23
Firman Tuhan membahas lebih jauh di Yakobus 3:1-12.. Hal pertama yang harus kita lakukan untuk menikmati yang baik selama hidup di dunia ini adalah menjaga lidah.. Perkataan yang kita ucapkan haruslah yang baik dan juga bukan kebohongan..
Seringkali dalam kemarahan atau kondisi yang tidak baik yang memicu untuk mengucapkan yang tidak baik.. 
"Mari bangsaku, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintumu sesudah engkau masuk, bersembunyilah barang sesaat lamanya, sampai amarah itu berlalu." Yesaya 26:20
Saat sesuatu membuat kita marah, tidak terima, tersinggung, disalahmengerti, difitnah, lebih baik kita berdiam diri dan berdoa kepada Tuhan sampai kemarahan itu berlalu. Jangan sampai kita menyesal karena perkataan kita saat kita marah menyebabkan luka yang dalam pada orang lain dan mungkin saja mempengaruhi kehidupan kita dan orang tersebut..
Kebohongan dengan alasan apapun tetap saja salah.. Jujurlah apapun resikonya.. Saat kita jujur, Tuhan pasti memampukan kita untuk menanggung resikonya :)

"Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya." Yakobus 1:26

2.  Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik
"Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil." Mazmur 1:1 - 3
Menjauhi kejahatan itu sama dengan :
A. Tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan tidak duduk di dalam kumpulan pencemooh.. 
Alias bijaklah dalam pergaulan atau komunitas yang kamu miliki.. Tanpa sadar, lingkungan akan mempengaruhimu lebih cepat dari kamu mempengaruhi mereka.. Hati-hatilah dalam memilih komunitas.. Pilihlah komunitas yang saling membangun di dalam Tuhan.. Sharing atau curhat lah dengan orang-orang yang takut akan Tuhan.. Saat ini aku bersyukur mengikuti komunitas sel di gerejaku.. Penting sekali untuk mengikuti komunitas sel dan tidak hanya ke gereja seminggu sekali.. Dalam komunitas sel ini kita akan menemukan orang-orang yang takut akan Tuhan, saling membangun, saling menguatkan, sama-sama bertumbuh di dalam Tuhan.. kalau saat ini kamu belum punya, coba tanya di gerejamu dan ikutilah.. selamat mencari komunitas yang benar di dalam Tuhan :)

B. Menjauhi hal-hal buruk yang bisa mempengaruhi kita
Film, buku, internet, lirik lagu, games yang buruk bisa aja mempengaruhi kita.. Jadi bijaklah dalam memilih apa yang kita lihat dan kita dengar..

C. Mengisi hidup dengan hal-hal yang baik 
Saat teduh dengan Tuhan adalah kunci utama untuk menjauhi kejahatan.. Biarlah kita semakin intim dengan Tuhan dan meluangkan waktu kita untuk bersekutu dengan Tuhan, berdoa, membaca Firman Tuhan.. Kita juga bisa mengisi hidup dengan hal-hal yang baik lewat mendengarkan khotbah-khotbah, radio-radio rohani, menonton film yang memberikan pelajaran yang baik, membaca buku-buku rohani yang berguna, membaca tulisan-tulisan di internet yang membangun iman, like page-page rohani yang membangun di facebook, follow twitter-twitter yang membangun, mengikuti forum-forum rohani, dan sebagainya.. Heheheh.. Silahkan di-like page facebook Not Alone atau ikut di forum Not Alone atau follow twitter @inspiratorwords *promosi mode on* wakakakka.. terima kasih :)
"Carilah yang baik dan jangan yang jahat, supaya kamu hidup; dengan demikian TUHAN, Allah semesta alam, akan menyertai kamu, seperti yang kamu katakan." Amsal 5:14
Dan yang pasti selain menjauhi kejahatan, kita juga harus melakukan yang baik.. Firman Tuhan yang jadi sumber kita tahu apa yang baik yang harus kita lakukan.. Selain itu, Tuhan juga kasih kita hati nurani untuk melakukan yang baik :)
Banyak sekali kebaikan yang bisa kita lakukan.. Intinya adalah mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama seperti diri kita sendiri.. Saat kita memiliki kasih, otomatis kebaikan itu akan jadi kebiasaan kita :)

"Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya." Efesus 2:10

3. Carilah perdamaian dan berusahalah mendapatkannya!
 "Sebab Allah tidak menghendaki kekacauan, tetapi damai sejahtera." I Korintus 14:33
Siapa yang tahan dengan pertengkaran terus-menerus, adu mulut, perselisihan, keributan? Tidak ada untungnya sama sekali.. Yang ada malah saling merugikan satu sama lain.. Kalau begitu, mengapa tidak cepat memaafkan, menguasai diri, dan berdamai? Carilah perdamaian dan berusahalah mendapatkannya..
"Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun." Roma 14:19
Kalau memang tidak salah tetapi harus minta maaf duluan supaya bisa berdamai, apa salahnya? Kalau bisa mengalah supaya bisa berdamai, apa salahnya? Malah hasilnya akan saling menguntungkan..
"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah." Matius 5:9
"Perhatikanlah orang yang tulus dan lihatlah kepada orang yang jujur, sebab pada orang yang suka damai akan ada masa depan;" Mazmur 37:37
Mari kita terus berusaha dan belajar untuk hidup damai dengan orang lain..  Tidak mudah untuk menekan ego kita.. Tetapi biarlah Tuhan yang adalah sumber dari damai sejahtera itu yang memampukan kita untuk selalu hidup damai seorang dengan yang lain :)


Jesus bless you all (^o^)/

"Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati, dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat. Sebab: Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu. Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya. Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat."" I Petrus 3: 8 - 12