"Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH, Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup. Bertobatlah, bertobatlah dari hidupmu yang jahat itu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel?" Yehezkiel 33:11 (TB)
Tuhan masih memberikan kesempatan kepada kita untuk bertobat dari kehidupan kita yang jahat. Tuhan merindukan kita kembali dekat denganNya. Tuhan masih bersabar dan mau supaya kita tidak binasa. Tuhan masih mau menegur dan mengingatkan kita karena Ia sangat mengasihi kita. Ia menantikan kita untuk datang bersekutu denganNya. Tuhan terlebih rindu untuk memulihkan hidup kita daripada membinasakan kita.
Kata mereka: "Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan." Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari. Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat." 2 Petrus 3:4, 8-9 (TB)
#quote #inspirasi #inspirator
words #worldinspirator #pelajaran #terinspirasi oleh #Yehezkiel 33 #bacasek @impactorsmdc #mdcsby #loveGodimpactothers
"Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya." Yesaya 55:7
Tidak ada kata terlambat untuk bertobat selama kita masih hidup. Tuhan menantikan kita untuk kembali mendekat kepadaNya. Apapun kesalahan kita, jika kita mau mengakuinya di hadapan Tuhan dan bertobat, Tuhan akan mengampuni kita dan memulihkan keadaan kita. Tuhan selalu mau menerimamu kembali kepadaNya. Ia mengasihimu dengan kasih yang kekal. Kasih Tuhan kepadamu tidak pernah berubah sampai selama-lamanya. Kembalilah kepada Tuhan. Carilah Tuhan dan bertobatlah sekarang.
"Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan." 1 Yohanes 1:9
"Bertobatlah, hai orang Israel, kepada Dia yang sudah kamu tinggalkan jauh-jauh!" Yesaya 31:6
Tuhan selalu ingin dekat dengan kita. Tetapi, kita yang seringkali menjauhi Tuhan dan meninggalkan Tuhan. Bertobatlah. Carilah Tuhan selama masih ada kesempatan. Di mana ada damai selain di dalam Tuhan? Di mana ada ketenangan selain bersama dengan Tuhan? Bagaimana bisa menghadapi masalah tanpa melibatkan Tuhan? Di mana ada kenikmatan dan kepuasan hidup selain di dalam Tuhan? Di mana ada keselamatan selain di dalam Tuhan? Dari mana sukacita yang abadi selain dari Tuhan? Bagaimana kita bisa hidup tanpa Tuhan?
"Sebab beginilah firman TUHAN kepada kaum Israel: "Carilah Aku, maka kamu akan hidup!" Amos 5:4
Saul berasal dari suku Benyamin, suku yang terkecil di Israel. Ia dipilih dan diurapi Tuhan menjadi raja pertama untuk bangsa Israel. Karena Tuhan yang memilih dan mengangkat Saul menjadi raja, Tuhan memampukan Saul untuk berperang dan mendapatkan kemenangan demi kemenangan.
Tetapi, awal yang baik ini tidak cukup untuk mencapai akhir yang baik. Saul tidak sepenuh hati mengasihi Tuhan dan mengikuti Tuhan. Ia tidak setia terhadap Tuhan. Ia tidak berpegang pada Firman Tuhan. Bahkan, ia meminta petunjuk dari arwah dan tidak meminta petunjuk Tuhan. Akhir hidupnya pun mati karena dibunuh Tuhan.
Saat kita menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita, kita memiliki awal yang baik, hidup yang baru di dalam Tuhan. Kita dipilih dan diangkat menjadi anak-anak Allah. Kita memiliki kasih yang mula-mula dan melakukan kehendak Tuhan sehingga kemenangan demi kemenangan kita peroleh.
Tetapi, beberapa waktu kemudian, kita mulai melupakan Tuhan dan tidak lagi hidup benar di hadapan Tuhan. Kita mulai bertindak sendiri tanpa mengandalkan Tuhan. Kita tidak berpegang pada Firman Tuhan dan tidak meminta petunjuk Tuhan. Kita tidak lagi mencerminkan anak-anak Tuhan dan tidak melakukan kehendak Tuhan. Bertobatlah!
"Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat." Wahyu 2:4-5
Dosa membuat hidup kita dan bangsa kita menjadi hancur dan rusak. Langkah awal dari pemulihan adalah sadar akan dosa yang kita lakukan. Kita perlu mengakui dosa kita di hadapan Tuhan. Itu berarti kita sadar bahwa kita butuh pengampunan Tuhan, kita butuh pemulihan Tuhan, dan kita butuh Tuhan.
Ada tiga hal yang dapat membuat kita sadar akan dosa. Pertama, hati nurani kita. Saat kita melakukan dosa, hati kita akan berdebar-debar dan kita akan menyadari dosa kita. Kedua, Firman Tuhan. Saat kita membaca Firman Tuhan, kita akan menyadari dosa kita. Ketiga, orang-orang yang beriman pada Tuhan. Saat kita mendengar khotbah atau lagu atau sharing dari mereka, saat kita membaca tulisan mereka, saat kita melihat mereka, kita menyadari dosa kita.
Maukah hidupmu dipulihkan Tuhan? Sadari dan akui dosamu di hadapan Tuhan. Jangan keraskan hatimu. Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan dan terimalah pengampunan dari Tuhan. Bertobatlah.
"Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan." 1 Yohanes 1:9
"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri." Efesus 2:8-9
Setiap manusia perlu untuk diselamatkan. Tetapi, manusia tidak
bisa menyelamatkan dirinya sendiri. Banyak manusia yang berusaha untuk
menyelamatkan dirinya sendiri dengan perbuatan mereka, tetapi
keselamatan hanya bisa didapatkan dengan percaya kepada Tuhan Yesus
Kristus, Anak Tunggal Allah yang telah lahir ke dunia untuk menggantikan
kita mati atas dosa-dosa kita dan bangkit pada hari yang ketiga sebagai
bukti bahwa Ia telah mengalahkan maut akibat dosa-dosa kita.
Yang belum baca "A Way For Our Salvation", silahkan dibaca :)
Video yang aku share di atas sangat memberkati aku.. Tidak ada yang bisa dilakukan oleh manusia yang berdosa untuk bisa menyelamatkan dirinya.. Seperti terjatuh di lubang yang dalam, apapun yang dilakukan manusia tidak bisa membuatnya keluar dari lubang itu.. Satu-satunya jalan adalah ada orang lain yang mau masuk ke lubang dan membawa manusia yang jatuh di lubang itu keluar..
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah
mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya
kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." Yohanes 3:16
Manusia sejak lahir adalah manusia berdosa dan pantas untuk binasa dalam kematian kekal di neraka.. Allah itu adil jadi dosa harus dihukum.. Tetapi Allah juga sangat mengasihi manusia sehingga rela AnakNya yang tunggal yaitu Tuhan Yesus Kristus lahir ke dunia untuk mati menanggung dosa manusia.. Tiga hari setelah kematianNya, Ia bangkit mengalahkan maut.. Saat kebangkitanNya adalah kesempurnaan dari karya keselamatan manusia yang dikerjakan oleh Allah.. Allah yang berinisiatif untuk menyelamatkan manusia karena kasihNya yang begitu besar..
Seperti yang dikhotbahkan oleh Pendeta di gerejaku hari ini.. Kebangkitan Kristus membuat setiap orang yang mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan dan percaya Allah telah membangkitkan Yesus Kristus akan diselamatkan dan menerima kelahiran baru.. Lahir baru berarti setiap sejarah yang lalu telah dihapuskan.. Kita telah dibenarkan oleh karya keselamatan Yesus Kristus.. Untuk itu, sewajarnya kita tidak berbuat dosa lagi dan mencintai kekudusan..
Kebangkitan Kristus membawa kita diperdamaikan dengan Allah.. Yang membuat kita jauh dari Allah adalah dosa.. Ketika dosa itu dihapuskan, maka kita bisa dekat dan berelasi dengan Allah..
"Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;" Yohanes 1:12
Bahkan kita yang menerima Yesus Kristus sebagai Juruslamat kita dan percaya dalam namaNya, kita diberi kuasa menjadi anak-anak Allah.. Luar biasa.. Dari yang berdosa dan wajib binasa, malah diselamatkan dan bahkan diangkat sebagai anak-anak Allah.. Terima kasih Tuhan Yesus..
"Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu
masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk
pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus." Kisah Para Rasul 2:38
Buat apa segala yang dimiliki saat ini di dunia, tetapi akhirnya binasa? Bertobatlah.. Terimalah Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruslamatmu.. Percayalah bahwa Yesus Kristus telah bangkit mengalahkan maut... Berilah dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus.. Biarlah hidup lamamu mati dan dikubur seperti ketika diselamkan ke dalam air dan biarlah kamu dibangkitkan dalam hidup yang baru seperti ketika dikeluarkan dari air.. Terimalah karunia Roh Kudus...
Yang terpenting dalam hidup ini adalah percaya kepada Tuhan Yesus dan diselamatkan, menjalin relasi dengan Tuhan, dan menggenapi rencana Tuhan dalam hidup kita.. baca lagi "Kenapa sih Kita Hidup?" dan "Hidup Sebagai Anak Terang"
"Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang
menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak
mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia? Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka? Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit,
yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi
kita? Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau
kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau
bahaya, atau pedang? Seperti ada tertulis: "Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut
sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan." Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat,
maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan
datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun
sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah,
yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita." Roma 8:31-39
"Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu? Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?" Roma 6:1-2
Sejak Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, manusia dilahirkan sebagai manusia
berdosa. Manusia disebut sebagai manusia berdosa bukan karena
perbuatannya, tetapi karena memang dilahirkan sebagai manusia berdosa.
Sama seperti kucing disebut kucing bukan karena ia bisa mengeong,
melainkan karena ia telah dilahirkan sebagai kucing. Justru karena
dilahirkan sebagai kucing itulah, maka ia bisa mengeong. Jadi,
kecenderungan manusia adalah berbuat dosa dan akibat dosa adalah maut..
Tetapi, kabar gembiranya adalah ada jalan untuk selamat dari maut !
Detailnya dibaca di "A Way for Our Salvation"
Setelah
diselamatkan, bisa saja manusia dicobai dan jatuh dalam dosa. Sudah baca "Pencobaan dan Dosa"? Walaupun
sudah jatuh dalam dosa, Tuhan mau mengampuni dosa kita jika kita mengaku
dosa kita pada Tuhan..
"Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia
akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala
kejahatan." I Yohanes 1:9
Tetapi, pengampunan ini bukan alasan untuk kita terus berbuat dosa..
"Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi
janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk
kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh
kasih." Galatia 5 :13
"Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang
menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan
mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah." I Petrus 2:16
Marilah kita menghargai karya keselamatan yang sudah Tuhan lakukan untuk kita.. Marilah kita hidup sebagai anak-anak terang seperti di Efesus 5:1-21.. Marilah kita mengaku dosa-dosa kita dan minta ampun pada Tuhan.. Bertobat dan hidup untuk memuliakan nama Tuhan dalam setiap aspek hidup kita.. Mari minta Tuhan memampukan kita untuk tidak jatuh dalam dosa lagi dan berkomitmen untuk mengasihi Tuhan lebih lagi dan mengenal Tuhan lebih lagi..